Secara umum, untuk mencari calon jamaah haji/umroh, lebih efektif di Facebook. Akan tetapi, beriklan di Instagram juga penting untuk mendukung campaign Anda di Facebook pada waktu bersamaan.
Mengapa demikian? Karena iklan di Facebook lebih efektif menghasilkan konversi (pendaftaran jamaah), sementara Instagram lebih kuat untuk membangun kepercayaan (branding) melalui visual. Dengan demikian, keduanya bisa dilakukan bersamaan agar branding kita lebih kuat sehingga tingkat konversinya lebih tinggi lagi.
Berikut penjelasan detailnya:
Facebook Ads: Unggul dalam Konversi & Target Orang Tua
Facebook tetap menjadi “raja” untuk pemasaran haji dan umroh karena karakteristik penggunanya yang lebih selaras dengan pengambil keputusan perjalanan religi.
Target Audiens Matang: Pengguna Facebook didominasi kelompok usia 35–65+ tahun, yang merupakan segmen pasar utama dengan kemampuan finansial untuk berangkat haji atau umroh.
Lead Generation (Pencarian Prospek): Facebook sangat efektif untuk kampanye yang meminta data (nama/nomor WhatsApp). Fitur Lead Ads dan Click-to-Messenger memudahkan calon jamaah untuk langsung bertanya tentang paket.
Pesan yang Lebih Formal: Konten berbasis teks panjang yang menjelaskan legalitas travel, detail hotel, dan jadwal perjalanan lebih diterima dengan baik di Facebook.
Instagram Ads: Unggul dalam Visual & Branding
Instagram berfungsi sebagai “etalase” untuk meyakinkan calon jamaah melalui bukti-bukti visual.
Visual Storytelling: Sangat efektif untuk menampilkan video reels testimoni jamaah di depan Ka’bah, kualitas makanan hotel, dan kenyamanan bus.
Menjangkau Audiens Muda: Efektif jika target Anda adalah anak muda yang ingin mendaftarkan atau menghajikan orang tuanya (segmentasi “Haji Muda” atau “Umroh Keluarga”).
Eksplorasi Produk: Instagram membantu calon jamaah “menemukan” travel Anda melalui konten kreatif yang menarik sebelum mereka memutuskan untuk riset lebih dalam.
Mana yang Lebih Efektif?
| Kebutuhan Platform | Pemenang |
|---|---|
| Mendapatkan data pendaftar (Leads) | |
| Menampilkan foto & video testimoni | |
| Target usia 45 tahun ke atas | |
| Target usia 25-35 tahun (influencer) | |
| Biaya per klik (CPC) lebih murah |
Rekomendasi Strategi
Gunakan Meta Business Suite untuk menjalankan iklan di kedua platform sekaligus. Alokasikan 60-70% anggaran ke Facebook untuk mengejar pendaftaran langsung, dan 30-40% ke Instagram untuk memperkuat citra travel Anda agar calon jamaah merasa yakin dan percaya.